Antara Shooting dan Hiking part 2

Senin, 03 Desember 2012




Jarak dari bawah (jl. Raya tanjungsari) sampai atas (obyek wisata Cijambu) di plang tertulis 9 KM. Ih waaaaaw.... mau ga mau kami ber-tujuh harus menaiki kendaraan. Theo dan Randi membawa motor, sehingga Anes, Reyan dan Amel bisa bisa ikut membonceng, karena motornya hanya dua, alhasil gue dan Firman naik ojeg.

Perjalanan dari bawah ke atas memakan waktu kurang lebih setengah jam.Sepanjang perjalanan menuju Cijambu pemandangannya begitu indah. Jalan yang kami lalui adalah jalan ber-aspal yang di kanan-kiri berupa pemandangan berbukit-bukit yang dtanami oleh hasil perkebunan warga setempat dan juga padang rumput. Di sepanjang perjalanan saya mencoba bertanya kepada abang ojek seputar desa yang kami lewati, ya gue kan journalist wanna be gitu loooh....jadi ya harus banyak nanya, tidak lupa di sepanjang perjalanan saya mengabadikan pemandangan dengan Nikon mungilku yang berwana ungu....

Antara Shooting dan Hiking part 1


Minggu, 02 Desember 2012 menjadi salah satu hari yang istimewa bagi gue, ..

Kejadian ini dimulai ketika temen kosan gue, Firman yang rada polos dan konyol memberi pesan singkat ke gue yang berisi:

“dik, besok ngikut shooting yok bareng temen-temen gue, ke Tanjungsari, ke gunung gitu...”

Tanpa pikir panjang, gue yang paling suka dengan haus dengan petualangan dan hal-hal baru, menerima tawaran itu. 

'Jleb' Enough for Jombloers

Kamis, 08 November 2012
Pas lagi buka facebook(fb) tau-tau liat temen posting kata-kata bijak yang Copas dari punyanya Oom Mario Teguh. Gue baca deh tuh, gue pikir bagus juga nih. Gue save deh tuh di notepad, trus gue ada ide buat nge-posting di blog yang ga pernah di publikasikan secara terang-terangan ini. blog mana? Ya blog ini... ahahahaha.
Bagi yang yang jomblo, yang single, ah apalah namanya.. pokonya yang lagi sendiri. Kalo gue mah ga sendiri dong, tiap tidur ditemenin sama Teteh Bantal Guling kok :p ... ape lu... jangan ketawa!!!.. oke selamat membaca kawan....

Apakah Masih ada Harapan yang Tersisa dari #IPROJECT?

Rabu, 07 November 2012


     Sebut saja namanya Iyang, orang cantik, imut waaaaa bikin gue naksir deh... dia junior gue. Awalnya gue kenal dari temannya, itu juga karena ada urusan bisnis. Gue kenalan sama Iyang, jadi temenan,  sempet SMS-an, bahkan sempet gue ajak nonton. Iyang orangnya ramah dan... apa ya hmmm kerudungan, ini pertama kali mungkin gue naksir sama orang yang kerudungan. Gue ini biasanya naksir cewe karena rambutnya, matanya... Iyang berarti cantiknya emang level dewa deh, sama kaya namanya (iyang=hiyang=dewa). Sayangnya, keakraban kami berdua ga sampe jauh-jauh amat dan ga dilanjutin juga karena satu dan lain hal, terlalu rumit untuk dijelasin disini. Walaupun begitu, Iyang udah ngasih gue pelajaran yang berharga untuk kehidupan gue dalam hal.. ekhemm.. percintaan. Hal dan pelajaran berharga yang gue dapet dari Iyang adalah.... hmm ah rumit juga buat ditulis disini. Intinya, Iyang udah ngasih gue harapan, pelajaran berharga, semangat hidup, pengetahuan yang pastinya ga diajarkan di sekolah/universitas manapun di dunia ini, dan pastinya kegalauan. Tapi gapapa, kegalauan yang kamu berikan hanya secuil kisah,.. Pelajaran dan semangat yang kamu wariskan berikan jauh lebih banyak. Gue harap suatu saat kita bertemu dalam urusan yang bisa mempererat kita berdua sebagai sepasang partner kerja, sahabat atau... ya.. you know lah. ;) ya pokonya ada kelanjutan proyek gue deketin Iyang (#IPROJECT)

Makasih ya Iyang... Kang Dika harap kamu selalu dalam keadaan baik-baik saja. Kalau kamu baca tulisan ini,...  ya semoga kamu ga akan pernah ngebaca ini ya, ahahahaha.... God Bless You Iyang...

Aku Butuh...

Senin, 15 Oktober 2012
Kacau kacau kacau...... ini semua bukan dosa melainkan murni ketololan saya...
Apakah ketololan yang kelewat batas masih bisa diperbaiki, apakah apakah apakah..
Bagaimana bagaimana bagaimana... ini pembelajaran ini pembelajaran, memang pembelajaran terkadang sangat pahit.
Kesalahan kesalahan kesalahan ya memang kesalahan ada pada diri saya, dan saya baru menyadarinya... kesalahan ini fatal karena menguapkan kesempatan emas yang datang...
Tidak tidak tidak ini tidak boleh terjadi... tetapi ini telah terjadi...
Bisakah ini diperbaiki... tidak, menurutku tidak... logikaku mengatakan tidak...
Adakah adakah adakah... adakah harapan yang masih tersisa...
Sudahlah sudahlah sudahlah... sudahlah ini bukan akhir dari kehidupan, memang ini bukan akhir dari kehidupan, tetapi ini akhir dari kesempatan... kesempatan emas yang telah menguap entah kapan akan datang lagi...
Aku tahu, aku tahu, aku tahu... aku tahu ini akan berlalu, tetapi kenyataan itu pun tidak bisa membantu...
Aku butuh pembelajaran, aku butuh kesempatan, aku butuh harapan... dan itu semua ada pada dirimu...
Bisakah bisakah bisakah,,, ya Tuhan.....

Wisata Jurnalistik Bandung part 1 : Dari Pengadilan ke Stasiun

Sabtu, 06 Oktober 2012

Kamis pagi (4/10), Randika, salah satu mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad.... stop stoooopp.. tulisan kali ini tidak akan dalam bentuk straight news, mari kita bahas dengan gaya tulisan yang lebih santai. 

Oke dari ulang yaaa...

Di salah satu hari pada bulan Oktober, kami para mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad pergi untuk tugas lapangan untuk meliput proses persidangan. Aku termasuk salah satunya. Saat tugas ini diturunkan, tidak seperti teman-temanku yang lain, mereka terlihat antusias menerima tugas ini, namun aku langsung berpikir pasti tugas ini akan membosankan.
“buat apa coba, ngeliat orang bersalah yang sedang diadili dan ga ada hubungannya sama sekali denganku” pikiranku saat itu.
Setelah menentukan hari yang tepat, akhirnya pada suatu kamis pagi aku bersama beberapa teman beberapa temanku berangkat ke Pengadilan Negeri Bandung yang terletak di Bandung (ya iyalah anjrittt).
Saat sampai disana, gedung pengadilan masih kosong, ya wajar sih saat itu masih pukul 8 pagi. Akhirnya kami memutuskan untuk keliling dahulu untuk melihat-lihat sekitar gedung pengadilan. Teman-temanku yang saat itu ikut bersamaku adalah Tiara, Laura, Indra, Deden, dan Selly.

Damn... I’m crying...

Minggu, 26 Agustus 2012
Film yang bagus selalu bisa membawa emosi penontonnya sesuai apa yang ditampilkan dalam film tersebut. Film sedih akan membuat anda menangis, film komedi akan membuat anda tertawa, film horror akan membuat anda ketakutan (kecuali jika anda bukan penakut). Aku suka menonton film, walaupun aku bukan seorang movie freak. Entah berapa film yang sudah aku tonton dari semua genre. Menurut aku film adalah gambaran kehidupan, tidak peduli kehidupan nyata ataukah hanya sebuah fiksi.
Pada liburan semester ini aku berkesempatan mengunjungi teman lama aku, selain ingin bersilaturahmi aku juga ingin bertukar koleksi film dengannya. Beberapa film, aku copy dari netbook-nya dan sebaliknya.
“yah lumayanlah,film-film ini cukup untuk bisa membunuh kebosanan untuk beberapa minggu selama aku di tempat kost”. Pikirku.
Yah,, libur kuliah hampir saja berakhir, hanya dalam hitungan hari. Keesokan harinya aku harus kembali ke luar kota,karena di sanalah tempat aku berkuliah. Beberapa teman aku sudah aku temui selama aku liburan di kota kediaman aku. Walaupun hanya pertemuan singkat, aku sangat puas.
---.---.---

sudahkah aku mengerti?

Rabu, 08 Agustus 2012
Apakah dunia ini sudah adil?
Apakah Tuhan adil?
Apakah dunia ini bersumber dari satu kekuatan besar?
Apakah semua ini sudah direncanakan?
Bisakah kita meubah apa yang sudah direncanakan?
Siapa aku?
Siapa dirinya?
Mungkinkah terjadi jika itu seharusnya tidak terjadi?
Mungkinkah tidak terjadi apa yang seharusnya terjadi?
Haruskah aku melakukan apa yang tidak bisa aku lakukan?
Haruskah aku tidak melakukan apa yang seharusnya aku harus lakukan?
Apakah ini mungkin?