Diposting oleh
dikamazeltov
di
01.29
Sabtu, 09 Juni 2012
Terbangun aku dari tidurku karena
pintu kamar kost ku diketuk oleh seseorang seraya memanggil namaku. Batinku bergejolak.
Apakah aku akan membukakan pintu untuknya atau kulanjutkan saya tidurku?. Ternyata
rasa penasaranku lebih besar daripada rasa kantukku. Kubukakan pintu... Ah Ternyata
seorang teman yang berasal dari kamar atas. Kutanyakan maksudnya, dan ia ternyata
ingin meminjam flash-disk ku. Langsung saja aku memberi pinjam punyaku
(flash-disk) setelah sebelumnya berusaha mencari-cari diantara barang-barang
dikamarku yang letaknya tak beraturan.
Kasur yang empuk kembali memanggil
diriku dan merayuku untuk tidur diatasnya. Aku tak kuasa menahan rayuannya. Selintas
aku teringat kejadian beberapa menit yang lalu tentang ketukan di pagi buta
seraya menggerutu, “wahai kawan, kau pikir ini pagi punyamu? Seenaknya saja
membangunkan aku dari tidur nyenyakku demi kepentinganmu.” Ah tapi sudahlah
lupakan saja,toh aku telah kembali tergoda pada rayuan kasur.
Diposting oleh
dikamazeltov
di
22.32
Kamis, 07 Juni 2012
Aku merasakan kehangatan sore hari ini. Kulihat banyak
mahasiswa yang mungkin baru saja pulang dari kampusnya. Pemandangan Gunung
Geulis dari kejauhan menambah indahnya si sore hari ini. Kunaiki angkot dengan
tujuan pasti. Percetakan.... adalah alasan mengapa aku menaiki angkot ini. Ku emban
amanat dari teman-temanku untuk mengambil majalah dari percetakan yang telah
kita susun selama sebulan ini. Ah... aku baru menyadari bahwa proses pembuatan
majalah memang tidak semudah membacanya. Menentukan tema, mencari berita,
mewawancarai narasumber dan terakhir menyusun tata letak majalah sebelum
akhirnya menuju percetakan, merupakan pekerjaan yang berat namun menyanangkan. Aku
harus terbiasa dengan dunia tulis menulis, karena aku adalah mahasiswa Fakultas
Ilmu Komunikasi (Fikom) yang semester depan rencananya akan memilih jurusan
jurnalistik.
Diposting oleh
dikamazeltov
di
13.51
Jumat, 20 April 2012
-->
Wedding Dress, salah satu film Korea yang dirilis pada tanggal 14 January 2009 telah berhasil membuat saya menitihkan air mata saat menontonnya. Saya mengetahui film ini saat anak-anak kelas terutama yang perempuan membicarakan tentang film ini, banyak diantara mereka yang menangis saat menontonnya.
Pada awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk ikut mencoba menonton film tersebut, walaupun saya penasaran dan juga ingin mengetahui apakah saya masih bisa menangis? *loh
Pada semester ini saya mendapatkan mata kuliah Pengantar Ilmu Jurnalistik (PIJ), saat menghadiri mata kuliah ini pertama kalinya, dosen saya menyuguhkan sebuah film yang berjudul Veronica Guerin dan untuk memenuhi nilai tugas pertama kami sekelas diminta me-resume film tersebut, begini sinopsis filmnya:
i had realized that she was different from other people.
i knew her when i was sophomore.
i learned how to conceal my feeling to her.
how not to attract attention from my classmate.
i knew what i was feeling, i was falling in love with you, Miranti
i thought and thought, but i couldn't get a chance.
apparently i wouldn't share my feeling to you, because i knew no matter how hard i tried, no matter what i said or did, this feeling wasn't getting through
Miranti....
so i decided to keep it up as long as i could until i found a chance or a chance found me
Diposting oleh
dikamazeltov
di
21.19
Rabu, 25 Januari 2012
Novitasari....
Namanya bagus ya kawan-kawan..
Geulis pula, tapi oh tapi, tingkahnya suka aneh-aneh, rada aneh kaya gue.. eh engga deh.... anehan dia lagi.. hehehe. Novi adalah salah satu sahabat gue yang paling baik, asik, dan rada ga jelas. Gue udah kenal Novi semenjak kelas 1 SMA , tapi baru kenalan pas kelas 2 SMA. Dari awal kenal dia gue udah firasat nih orang pasti rada jail dan ternyata tebakan gue 100% benar. Hahaha
Kebersamaan kita masih berlanjut di kelas 3 SMA, kebetulan murid kelas 2 SMA ga ada perubahan pas kelas 3 SMA. Jadilah kita makin jadi akrabnya. Waktu terasa begitu cepat, ga kerasa kita berdua udah lulus SMA. Novi keterima di IPB sedangkan gue sendiri keterima di Unpad, tapi walau begitu persahabatan kita enggak pudar begitu aja loh...
Saat liburan kuliah, Novi bilang ke gue di mau liburan di kota Bandung dan gue diminta jemput dia di terminal Leuwipanjang, gue pastinya dengan senang hati jemput dia, lagian gue juga khawatir cz dia berangkat ke Bandung sendirian. Seeeet sableng bener tuh bocah yag..
Pas dia sampe di Bandung ada yang seru lagi nih, gue telat jemput dia selama sejam. Hahaha kasian dah si Novi, udah imut” gitu, bawa laptop berat, nunggu selam, berdiri pula.. sorry sorry sorry Nov, salah gue itu, tapi gue seneng juga siiii,, hehehe
Singkat cerita, gue ajak dah tuh Novi ke kost-an gue di Jatinangor buat rehat, rencananya abis itu ngajak ke kost-an Ditha di Bandung kota, Ditha itu temen kita pas SMA juga. Tapi berhubung hari udah sore banget trus Ditha juga masih ada UAS jadi Novi gue tawarin buat nginep di kost-an gue, sementara gue tidur di kamar kost-an temen gue. Sebenenya gapapa sih kalo kita tidur sekamar toh gue pikir dia juga setengah cowo. Haha pis pas becanda Nov...
Besok paginya gue ngajak dia keliling kampus gue, Unpad Jatinangor. Kebetulan tuh kampus guede banget, pasti Novi seneng banget tuh jalan-jalan di dalemnya. Gue kira dia bakal ngos2an jalan-jalan di tempat segede gitu, eeeeeeh ternyataaa gak sama sekali minta istirahat. Gileeeee lu Nov. Cowo apa cewe lu Nov???
Kita baru selesai pas sore-sore, cuaca juga udah mulai mendung. Langsung dah kita balik ke kost-an gue, setelah istirahat sebentar kita langsung capcus ke Jatos (Jatinangor Square) buat makan sekalian ketemu sama Ka’ Selfa, rencananya gue mau nitip Novi tidur di kost-an Ka’ Selfa, setelah ngobrol-ngobrol sama ka’ Selfa dan minta ijin Novi untuk tidur di kost-an Ka’ Selfa, kita berdua nerusin kelilingin Jatos lagi sementara ka’ Selfa maen dulu ke kostan temennya. Kita berdua sempet foto-foto di studio foto dengan pose yang konyol.
Petualangan kita berdua belum selesai!!!
Besok paginya gue jemput Novi di kost-an ka’ Selfa trus langsung capsus ke kota Bandung kota sekalian nganter ke kost-an Ditha, tapi dasar si Novi, dia bangun kesiangan dan akhirnya jadwal kita keliling Bandung di undur beberapa jam, but it’s okay. Kita naik damri dari Jatinangor ke Bandung kota, sampai disana sekitar jam 12 an, kita turun dari damri langsung ke mesjid Unpad Dipati Ukur buat solat. Kita gokil2 gini juga hobbynya solat lhoo *loh??
Dari mesjid Unpad perjalanan kita dilanjutkan ke museum Geologi, sebagian besar barang koleksi yang ada disana adalah tulang belulang binatang yang udah punah dan ada larangan bahwa koleksi kerangka yang ada disitu ga boleh disentuh, tapi tetep aja kita nekat mau megang, hahhaa abis kepo sih...
Perjalanan kita lanjutkan ke sebuah tempat yang (katanya) indah, gue juga belom pernah kesana sebelumnya, nama tempatnya adalah Bukit Bintang. Setelah tanya-tanya ke temen gue cara menuju kesana dan sedikit nekat dan sotoy akhirnya kita sampai juga di Bukit Bintang. Ternyata itu tempat emang bagus banget dari situ kita bisa liat Bandung from above. Disana kita sempet poto2 juga dengan minta tolong orang gak dikenal buat motoin kita berdua.hhaha *konyol
Berhubung hari udah sore dan Ditha juga udah minta ketemuan di BIP (bandung indah plaza), kita berdua langsung capcus ke BIP buat makan sekalian ketemu Ditha, emang rencananya Novi mau ngabisin waktu sama Ditha di hari2 terakhirnya *loh?? ,Eh bukan maksudnya hari2 terakhir di liburan di Bandung.
Sembari nunggu Ditha, kita sempetin keliling BIP dulu tapi tanpa membeli apapun alias hanya melihat-lihat. Sekitar setengah jam kemudian, Ditha akhirnya muncul juga. Setelah ngobrol2 kita rencananya mau makan malem, tapi nentuin tempat makannya aja lama banget... ribeuttt dah.
Akhirnya pilihan tempat makan jatuh di warung kaki lima di depan kampus Unpad Dipati Ukur yang menyajikan aneka makanan dari jamur, makanannya lumayan, abang yang jual juga lumayan, buktinya Novi ngerecokin mulu, padahal abangnya lagi masak. Nooov Nooov kalo bukan temen udah gue rebus lu. Hehee pisss
Abis makan malem kita bertiga mau pulang ke kosan masing-masing, sedangkan sesuai rencana, Novi nginep di kosan Ditha. Kita pulang naik angkot jurusan Cicaheum- Ciroyom. Ditha dan Novi turun duluan di daerah sekitar kampus ITENAS karena kosan Ditha deket situ, sedangkan gue masih meneruskan perjalanan menuju Jatinangor....
Begitulah catatan perjalanan kita wara-wiri keliling Bandung, semoga dapat terulang kembali di lain waktu...